BENUA DAN SAMUDRA
A. Pengertian Benua dan Samudra
Benua
adalah hamparan daratan yang sangat luas yang pada bagian tengahnya bersifat
kering karena tidak mendapat pengaruh dari angin laut yang basah dan lembab. Berdasarkan
pengertian tersebut ada 6 benua yang ada di bumi yaitu Benua Asia, Benua
Amerika, Benua Afrika, Benua Antartika, Benua Eropa, dan Benua Australia. Untuk
lebih jelasnya bisa dilihat pada tabel luas benua di bawah ini.
Tabel
1. Luas Benua
No
|
Nama Benua
|
Luas (km2)
|
Persentase(%) terhadap Bumi
|
1
|
Asia
|
43.998.920
|
29,3
|
2
|
Amerika
|
42.292.000
|
27,7
|
3
|
Afrika
|
30.970.000
|
20,3
|
4
|
Antartika
|
15.500.000
|
10,2
|
5
|
Eropa
|
10.245.000
|
6,7
|
6
|
Australia
|
8.945.000
|
5,8
|
Samudra
adalah laut luas dan dalam serta mempunyai arus laut yang tetap. Pada umumnya
berupa hamparan air asin yang mengelilingi benua. Di permukaan bumi ini terdapat 4
samudra yaitu: Samudra Pasifik, Samudra Atlantik, Samudra Hindia dan samudra
Arktik. Untuk perbandingan dengan luas laut, perhatikan tabel 2 di bawah ini
Tabel
2. Luas Samudra dan Laut di Dunia
No
|
Nama Samudra dan Laut
|
Luas (km2)
|
1
|
Samudra Pasifik
|
165.385.450
|
2
|
Samudra Atlantik
|
82.440.830
|
3
|
Samudra Hindia
|
73.440.000
|
4
|
Samudra Arktik
|
14.005.030
|
5
|
Laut Cina
Selatan
|
2.986.100
|
6
|
Laut Tengah
|
2.970.000
|
7
|
Laut Karibia
|
2.515.926
|
8
|
Laut Bering
|
2.270.000
|
9
|
Laut Meksiko
|
1.542.985
|
10
|
Laut Okhotsk
|
1.527.570
|
B. Proses Terbentuknya Benua dan Samudra
Benua
dan samudra terbentuk melalui proses yang sangat panjang. Bentuk benua dan
samudra zaman dahulu tidak seperti sekarang ini. Setelah melalui proses yang
sangat panjang maka terbentuklah benua seperti pada saat ini.
Seorang
ilmuwan asal Jerman yang bernama Alfred Wagener
mengemukakan sebuah teori tentang
pembentukan benua. Menurut Alfred Wagener,
pada awalnya hanya ada satu benua super besar yaitu Benua Pangea. Benua Pangea
kemudian terpecah menjadi dua benua, yaitu Benua Laurasia dan Benua Gondwana.
Proses pecahnya benua Pangea ini terjadi sekitar 135 juta tahun lalu.
Selanjutnya
Benua Laurasia bagian barat bergerak ke utara menjauhi benua Gondwana yang
akhirnya membentuk benua Benua Amerika bagian Utara. Sedangkan Benua Gondwana
di selatan terpecah menjadi beberapa benua, yaitu sebagai berikut.
1) Bagian barat
bergeser terus ke arah barat menjadi Benua Amerika bagian Selatan.
2) Bagian timur
bergerak ke timur menjadi Benua Afrika.
3) Bagian yang
lebih kecil di bagian timur terus bergerak ke arah timur laut dan menjadi India.
4) Satu bagian
lagi terpecah menjadi dua, yaitu bagian timur terus begerak ke arah timur laut,
dan pecahan bagian barat terus bergerak ke arah selatan.
Perkembangan
selanjutnya, Amerika bagian Utara bergabung menjadi satu dengan Amerika bagian Selatan,
Eurasia menjadi Benua Eropa dan Benua Asia. Bagian paling selatan yang bergerak
ke selatan menjadi benua Antartika dan bagian dari bagian selatan yang bergerak
ke timur laut menjadi Benua Australia.
Teori
Wagener disebut juga Teori Pergeseran
Benua. Teori ini didasarkan pada fakta-fakta sebagai berikut.
a. Lekukan atau
bentuk pantai di Afrika Timur, Amerika Utara, dan Amerika Selatan dengan pantai
barat Eropa dan Afrika hampir sama.
b. Daratan Tanah
Hijau (Greenland) menjauh dari Eropa sejauh +- 36 centimeter setiap tahun.
c. Tanah di
Amerika Selatan, Afrika, India, Australia dan Antartika menunjukkan persamaan
sifat.
d. Pulau Madagaskar dalam
gerakannya ke arah barat terhambat oleh Afrika.
C. Benua Yang Ada di Permukaan Bumi
1. BenuaAsia
a. Letak, Batas
dan Luas
1) Letak
astronomis
Posisi
astronomis Benua Asia adalah antara 26o BT – 170o BB dan
11o LS – 80o LU.
2) Batas
Posisi
geografis Benua Asia memiliki batas-batas sebagai berikut:
Sebelah utara : Samudra Arktik;
Sebelah timur :
Samudra Pasifik;
Sebelah selatan : Samudra Hindia dan Benua Australia;
Sebelah barat : Pegunungan Ural, Sungai Ural,
Laut Kaspia, Laut Hitam, Selat Bosporus, Selat Dardanella, Laut Tengah, Terusan
Suez, dan LautMerah.
3) Luas
Luas
benua Asia adalah 43.998.920 km2 sehingga merupakan benua terluas di
dunia, seperempat luas wilayah daratan dunia atau empat setengah kali luas Benua
Eropa. Sebagian besar kawasan Benua Asia terletak di belahan bumi utara,
sedangkan yang ada di belahan bumi selatan adalah beberapa pulau yang termasuk
dalam wilayah Negara Indonesia.
b. Bentang Alam
1) Gunung dan
Pegunungan
Terdapat
beberapa rangkaian pegunungan di Benua Asia, di bagian timur terdapat rangkaian
Pegunungan Sirkum Pasifik, meliputi Semenanjung Kamchatka, Jepang Filipina, dan
Indonesia. Di bagian Selatan terdapat rangkaian Pegunungan Mediterania,
meliputi Pegunungan Kaukasus, Pegunungan Elburz, Pegunungan Hindu Kush,
Pegunungan Himalaya, dan Pegunungan ArakanYoma di Myanmar menuju Indonesia. Di
bagian tengah terdapat rangkaian Pegunungan Tien, Pegunungan Altai, Pegunungan
Sayan, Pegunungan Yublonocy, menuju Pegunungan Kolymkoye. Gunung Everest (8.848
m) yang berada di Pegunungan Himalaya merupakan puncak tertinggi di Asia.
2) Dataran Tinggi
WilayahAsia
yang berupa dataran tinggi berada antara lain:
a) Dataran Tinggi
Dekan di India.
b) Dataran Tinggi Tibet
di Cina barat Daya, merupakan dataran tertinggi dan terluas di Asia.
c) Dataran Tinggi Anatolia
di Turki
d) Dataran Tinggi
yang berada di Asia Tenggara seperti Dataran Tinggi Bandung, DataranTinggi
Dieng, Dataran Tinggi Malang, dan
sebagaianya
3) Dataran Rendah
Wilayah
Asia yang berupa dataran rendah berada di sepanjang aliran aliran sungai,
antara lain di sepanjang Sungai Ob dan SungaiYenisey di wilayah Siberia; di
sepanjang Sungai Huang Ho danYangtze Kiang di Cina bagian timur; di sepanjang
Sungai Indus, Gangga, dan Brahmaputra di India; di Semenanjung Indochina,
Semenanjung Malaka, dan Indonesia.
4) Gurun Pasir
Wilayah
Asia yang terdapat gurun pasir berada di Asia Barat, Asia Selatan, Asia Tengah,
dan Asia Timur. Beberapa gurun pasir di Asia antara lain:
a) Gurun An Nafud
dan Rub Alkhali di Arab Saudi
b) Gurun Thar di
India
c) Gurun
Taklamakan dan Gobi di Cina
d) Gurun Dast-e
Kavir di Iran
5) Danau
Danau
yang terdapat di Asia, antara lain Danau Aral, Danau Balkash, dan Danau Baikal,
Danau Toba.
6) Sungai
Sungai-sungai
panjang di Asia adalah Sungai Yangtze Kiang (5.520 km), Sungai Mekong (5.186
km), Sungai Huang Ho (4.672 km), Sungai Amur (4.509 km), Sungai Lena (4.270
km), Sungai Yenisey (4.129 km), Sungai Indus (3.186 km), dan Sungai Gangga (2.494
km).
c. Iklim
Keadaan
iklim yang terdapat di Benua Asia sangat beragam, hal ini disebabkan oleh
beberapa faktor, antara lain: wilayahnya sangat luas, topografi wilayah Asia
sangat beragam, serta letak daratan Asia menghadap laut dan Samudra. Berikut
ini penggolongan iklim di Asia berdasarkan iklim matahari. Penggolongan ini
didasarkan atas banyak sedikitnya suatu tempat menerima sinar matahari. Hal ini
berkaitan dengan letak lintang suatu tempat.
Iklim
di Asia dikelompokkan sebagai berikut:
a) Iklim tropis:
berada di antara 11oLS – 23½oLU meliputi negara negara di
Asia Tenggara, Sri
Lanka, India bagian selatan, Bangladesh
bagian selatan, Yaman, dan Oman.
b) Iklim
subtropis: berada di antara 23½oLU – 40oLU meliputi Jepang,
Korea Utara, Korea Selatan,
Cina, Nepal, Bhutan, India bagian utara,
Pakistan, Afghanistan, Iran, Irak, Suriah, Yordania,
danArab Saudi.
c) Iklim sedang:
berada di antara 40o LU – 66½o LU, meliputi Mongolia,
Kazakhstan, dan wilayah
Rusia.
d) Iklim
dingin/kutub: berada di antara 66½o LU – 77o LU, meliputi
wilayah Siberia (Asia bagian
utara).
d. Kependudukan
Jumlah
penduduk Benua Asia pada pertengahan tahun 2006 ialah 3,968 miliar. Jumlah ini
lebih dari 60% penduduk dunia. Secara garis besar, penduduk Asia terdiri atas
tiga ras, yaitu ras Mongoloid menempati kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara;
ras Kaukasoid menempati kawasan Asia Barat, dan ras Negroid menempati kawasan
India Selatan dan Sri Lanka (bangsa Dravida).
Agama
yang dianut penduduk Asia beraneka ragam. Agama Islam banyak dianut di negara Asia
Barat, Indonesia, Malaysia, Pakistan, dan Bangladesh. Agama Hindu banyak dianut
di India dan Nepal. Agama Budha dianut di bagian timur India dan Thailand.
Penganut agama Kristen terutama di Cyprus, Lebanon, dan Filipina. Penganut ajaran
Kong Hu Cu di Cina dan penganut Shinto di Jepang.
2. BenuaAmerika
Amerika
adalah benua baru yang diketemukan oleh pelaut Spanyol yang bernama Christoper Columbus pada tahun 1492. Nama Amerika berasal dari seorang
penjelajah dunia yang berasal dari Italia, yaitu Amerigo Vespucci.
a. Letak, Batas
dan Luas
1) Letak
astronomis
Posisi
Benua Amerika berada pada 83o 07’LU – 56o LS dan 172o
27’BB – 34o 45’BB.
2) Batas
Posisi
geografis Benua Amerika memiliki batas-batas sebagai berikut:.
Sebelah utara : Samudra Arktik;
Sebelah timur : Samudra Samudra Atlantik;
Sebelah selatan : Samudra Samudra Pasifik dan Atlantik,
dengan Kutub Selatan dipisahkan
oleh
Selat Drake.
Sebelah barat : Samudra Pasifik dan Selat Bering.
3) Luas Wilayah
Benua
Amerika terdiri dari dua bagian, yaitu Amerika Utara dengan luas 24.386.000 km2
dan Amerika Selatan luasnya 17.834.000 km2. Antara keduanya dihubungkan oleh
daratan sempit yang memanjang ke arah selatan dan bersama-sama dengan kepulauan
di bagian timurnya yang disebut dengan Amerika Tengah.
Luas
benua Amerika seluruhnya kurang lebih 42.292.000 km2. Dibandingkan dengan benua
lain luasnya nomor dua setelah benua Asia yang luasnya 43.998.920 km2.
b. Bentang Alam
1) Gunung dan Pegunungan
Pegunungan
yang terdapat di Benua Amerika adalah sebagai berikut:
a) Di bagian barat
Amerika terdapat pegunungan yang membujur di Pantai Barat Amerika yakni
Pegunungan Rocky di Amerika Utara yang bagian
puncaknya kebanyakan tertutup salju abadi,
Pegunungan Sierra Nevada di Amerika Utara,
Pegunungan Sierra Madre di Meksiko, dan
Pegunungan Andes di Amerika Selatan.
b) Di bagian timur
Amerika Utara terdapat pegunungan tua Appalachia. Pegunungan ini
memanjang dari utara, mulai dari Teluk St
Lawrence, menyusur tepi timur Sungai St Lawrence
berlanjut ke arah barat daya sampai
mencapai negara bagian Tennessee, Alabama, dan Georgia.
2) Dataran Tinggi
Wilayah
di Benua Amerika yang berupa dataran tinggi adalah sebagai berikut:
a) Dataran Tinggi
Colorado, Dataran Tinggi Colombia, Dataran Tinggi Labrador, dataran Tinggi
New England di Amerika Utara.
b) Dataran Tinggi
Guyana, Dataran Tinggi Patagonia dan Dataran Tinggi Brazilia di Amerika
Selatan.
3) Dataran Rendah
Wilayah
Benua Amerika yang berupa dataran rendah meliputi:
a) Dataran rendah
yang berada di daerah aliran-aliran sungai besar seperti Dataran Rendah
Mississippi di Amerika Serikat, Dataran Rendah
Amazon di Brazil, Dataran Rendah Sungai
Orinoco, dan Dataran Rendah Parana di
Amerika Selatan.
b) Dataran rendah
yang berada di Semenanjung Yucatan
c) Dataran rendah
yang terletak dekat danau danau besar di perbatasan antara Kanada dengan
Amerika Serikat.
c. Iklim
Amerika
memiliki bentangan daratan yang sangat panjang dari wilayah Kutub Utara sampai
hampir menyentuh Kutub Selatan. Oleh karena itu iklim di benua Amerika sangat
bervariasi sesuai kondisi fisik dan letak astronomisnya.
d. Kependudukan
Jumlah
penduduk Benua Amerika pada pertengahan tahun 2006 ialah 896.400.000 jiwa
dengan kepadatan penduduk 22 jiwa/km2.
Agama
yang dianut penduduk Amerika beraneka ragam. Agama Katholik Roma banyak di
negara-negaraAmerika Latin. Agama Kristen Protestan dianut sebagian penduduk
Amerika Serikat dan Kanada. Di samping itu terdapat penganut Islam, Hindu,
Budha, Khonghucu, serta penganut kepercayaan setempat.
Bahasa
yang dipergunakan pendudukAmerika juga beraneka ragam. Hal ini dipengaruhi oleh
bangsa penjajahnya dahulu ketika benuaAmerika dikuasai oleh bangsa-bangsa dari
negara Eropa. Bahasa Inggris dipakai oleh penduduk di kawasanAmerika Serikat,
Bahama, Kanada, Guyana, Bahama, Barbados, Jamaika, Saint Lucia. Bahasa Spanyol
banyak dipakai penduduk Amerika Selatan (kecuali di negara Brazil dan Suriname).
Bahasa Belanda dipakai di negara Suriname, serta bahasa Portugal oleh penduduk
Brazil.
e . Kegiatan
Ekonomi
Kegiatan
ekonomi di benua Amerika sangat beragam. Pada awal kedatangan bangsa Eropa ke
Amerika, pertambangan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang Eropa
untuk mengolah kekayaan di benua itu. Kemudian usaha pertanian, perkebunan, peternakan,
perikanan perindustrian, perdagangan, dan pariwisata dikembangkan.
3. BenuaAfrika
a. Letak, Batas
dan Luas
1) Letak astronomis
Posisi
astronomis Benua Afrika adalah antara 37oLU – 34oLS dan
17oBB – 51oBT. Berarti Benua Afrika membujur dari utara
ke selatan sepanjang 71o dan membentang sepanjang 68o.
Dengan demikian Benua Afrika dilalui garis khatulistiwa, garis balik utara
(GBU), garis balik selatan (GBS) dan wilayah daratannya sebagian besar di
belahan bumi utara.
2) Batas Wilauah
Posisi
geografis Benua Afrika memiliki batas-batas sebagai berikut:
Sebelah utara : Laut Tengah
Sebelah timur : Laut Merah dan Samudra Hindia
Sebelah selatan : Samudra Hindia dan Samudra Atlantik
Sebelah barat : SamudraAtlantik
3) Luas
Luas
BenuaAfrika adalah 30.970.000 km2 termasuk pulau-pulau yang berdekatan. Benua
Afrika merupakan benua terluas ketiga setelah Benua Asia dan Amerika. Benua
Afrika luasnya tiga kali Benua Eropa atau seperlima dari luas seluruh daratan
bumi.
b. Bentang Alam
1) Gunung dan Pegunungan
Pegunungan
di Afrika terdiri dari Pegunungan Atlas dan Pegunungan Naga. Pegunungan Atlas
membentang di pantai barat laut Benua Afrika sampai Tunisia dan merupakan
kelanjutan Pegunungan Alpen di Eropa. Pegunungan Naga terletak di sebelah selatan
sampai dengan tenggara Afrika. Gunung-gunung di Afrika antara lain:
a) Gunung
Kilimanjaro (5.895m) yangmerupakan gunung tertinggi di Afrika, terletak di
negara
Tanzania.
b) Gunung Kenya
(5,199 m) di Kenya merupakan gunung urutan kedua.
c) Gunung Ruwenzori
(5.109 m) di Kongo-Uganda
d) Gunung Elgon
(4.321 m) di Kenya.
e) Gunung
Ruwenzori Kirunga (4.517 m) di Kongo-Ruanda.
f) Gunung Kamerun
(4.075 m) di Kamerun.
g) Gunung Rungwe
(3.175 m) di Zambia.
2) Dataran Tinggi/Plato
Wilayah
dataran tinggi di benuaAfrika dibedakan menjadi dua bagian:
a) Plato di Afrika
Selatan yang lebih dikenal dengan Plato Afrika Atas. Plato ini pada umumnya
memiliki lereng yang curam. Yang termasuk plato
Atas ini adalah Plato Drakensberg di Afrika
Selatan, Plato Ethiopia, Plato Danau Tengah
yang ditengahnya terdapat Danau Victoria.
b) Plato di Afrika
bagian barat dan utara yang lebih dikenal dengan Plato Bawah. Plato ini pada
umumnya lebih rendah dari Plato Atas dan
terputus-putus dengan plato yang lain. Yang
termasuk plato ini adalah Plato Fouta
Djallon di ujung barat, Plato Jos di Nigeria Tengah, Plato
Adamous, Plato Banga, dan Plato Tassalin Ajer
di daerah Sahara.
3) Lembah Retak Besar (Great Rift Valley)
Lembah
Retak Besar merupakan lembah raksasa yang terletak di Afrika Timur, memanjang
dari Suriah, Jordania, melewati Laut Merah sampai Sungai Shire yang merupakan
cabang Sungai Zambesi di Afrika Selatan. Di sepanjang lembah ini dijumpai
danau-danau besar.
4) Dataran Rendah (Basin)
Dataran
rendah di benua Afrika terdiri dari ledok (basin) dan dataran rendah Daerah
Aliran Sungai (DAS).
a) Ledok (basin)
Basin
terluas di Afrika terdapat di daerah pedalaman. Beberapa basin yang kita kenal
adalah
Ledok Chad, Ledok Danau Tigani, dan Ledok
Rudolf.
b) Daerah Aliran
Sungai
Daerah aliran sungai yang terdapat di
Afrika adalah sebagai berikut:
(1) DAS Nil yang
panjangnya 6.690 km, membujur dari selatan ke utara melewati Sudan dan
Mesir.
(2) DAS Niger
dengan panjang 4.180 km, terletak di Afrika Barat dan bermuara di Teluk Guinea.
(3) DAS Congo
(Zaire) dengan panjang 4.374 km
(4) DAS Zambesi
yang bermuara ke Selat Mozambik
(5) DAS Oranye
terdapat di Afrika Selatan yang bermuara ke Samudra Hindia.
Wilayah
Afrika yang terdapat gurun pasir berada di wilayah Afrika bagian utara, selatan
dan barat. Gurun-gurun di Afrika adalah sebagai berikut:
a) Gurun Sahara
terdapat diAfrika Utara dengan luas ± 8.400.000 km2
b) Gurun Kalahari
diAfrika Selatan dengan luas ± 310.800 km2
c) Gurun Namib di
Namibia dengan luas ± 270.000 km2
d) Gurun Libya
terletak di sebelah timur Libya, sebelah barat Mesir dan di sebelah utara
Sudan.
e) GurunArab
terletak di sebelah timur Sungai Nil sampai dengan Laut Merah.
c. Iklim
Sebagian
besar wilayah Afrika beriklim tropis yaitu mengalami dua musim (musim hujan dan
musim kemarau). Suhu udara panas sepanjang tahun, dan tidak mengalami musim
dingin sehingga dijuluki Benua Panas.
d. Kependudukan
Penduduk
Benua Afrika yang berjumlah 924 juta (tahun 2006) merupakan 14% penduduk dunia.
Kepadatan penduduknya (29 jiwa/ km2) nomor tiga sesudah Benua Asia
(120 jiwa/km2) dan Benua Eropa (32 jiwa/km2).
Sebagian
besar penduduk Afrika adalah bangsa negro berkulit hitam, oleh karena itu
seringkali Afrika dijuluki “Benua Hitam”. Pemusatan penduduk sebagian besar
berada di pedesaan. Wilayah yang paling padat penduduknya berada di Afrika
bagian utara yakni di negara Mesir, Aljazair, Tunisia, dan Libya. Terdiri dari
suku bangsa yang masih primitif, hidup dan mengembara di hutan.Yang termasuk
ras ini adalah suku bangsa Pygmi di pedalaman Zaire, Suku bangsa Bushmen dan Hottentot
yang hidup di kawasan Gurun Kalahari.
e . Kegiatan
Ekonomi
Kegiatan
ekonomi di Benua Afrika saat sekarang ini belum begitu maju dibanding dengan
benua yang lain. Pertanian masih merupakan kegiatan utama penduduk dalam rangka
memenuhi kebutuhan pangan. Namun begitu, hasil kegiatan pertanian ini belum
mampu mencukupi seluruh kebutuhan pangan penduduk Afrika. Seringnya terjadi
kelaparan di berbagai negara Afrika, menunjukkan bahwa hasil pertanian di Afrika
masih belum memadai untuk mencukupi kebutuhan bahan pangan.
Secara
umum kegiatan industri di Afrika belum maju. Sebagian besar hasil industrinya
untuk memenuhi kebutuhan dalam negaeri belum dimanfaatkan untuk kegiatan
ekspor. Negara-negara yang sudah maju dalam pengembangan industri adalah Afrika
Selatan dan Mesir. Hasil industrinya sudah mampu diekspor ke negara lain.
Sebagian besar jenis industri di Afrika adalah industri yang mengolah hasil
pertambangan dan
pertanian.
4. Benua Antartika
Benua Antartika (Kutub
Selatan) merupakan kebalikan dari Arktik. Antartika merupakan benua
terbesar keempat di dunia. Letaknya di lintang selatan bumi, di batas lingkaran
kutub 66o30’ LS. Benua
Antartika merupakan wilayah paling dingin di muka bumi. Suhu di Antartika bisa
mencapai -88,3o C. Wilayah ini tidak memiliki penduduk tetap. Penghuni
Antartika adalah para ilmuwan yang datang untuk mengadakan penelitian. Mereka tinggal
di sini hanya sementara waktu.
Daratan Antartika nyaris tidak tampak karena sekitar 95%
permukaan benua ini tertutup salju dengan tebal rata-rata 2.440 meter. Lapisan salju paling tipis
terdapat di daerah pantai. Di sekeliling pantai banyak ditemukan bongkahan es
terapung, berukuran sangat besar menyerupai pulau atau gunung terapung. Titik
tertinggi di Antartika adalah Gunung
Vinson Massif (5.140 m). Gunung aktif yang sangat terkenal adalah Gunung Erebus
(4.023 m).
Iklim di daerah ini dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu:
a.
panas matahari yang
diterima;
b. lapisan
salju yang luas dan tebal;
c. persebaran
daratan dan lautan; dan
d. ketinggian
dataran.
Pada tahun Geofisika Internasional tahun 1957, 12 negara di
dunia yakni Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Jepang, Australia, Norwegia,
Belgia, Selandia Baru, Chili, Argentina, Perancis, dan Afrika Selatan sepakat
untuk meningkatkan pengetahuan tentang Antartika. Di daerah tersebut pun
didirikan pusat-pusat penelitian. Pada tahun 1961, kedua belas negara tersebut
menandatangani sebuah kerja sama dan sepakat untuk menjadikan Antartika sebagai
cagar penelitian ilmiah untuk maksud perdamaian.
Daerah
tersebut bukan merupakan daerah sengketa internasional. Oleh karena itu, ada
larangan
keberadaan
militer, nuklir, dan radio aktif di kawasan tersebut.
5. Benua Eropa
Benua
Eropa merupakan perpanjangan dari Benua Asia di bagian barat, karena benua ini
tidak dipisahkan oleh laut maupun samudera, seperti sebuah semenanjung dari
Benua Asia.
a. Letak, Batas
dan Luas
1) Letak astronomis
Posisi
astronomis Benua Eropa adalah antara 36oLU – 71o30’LUdan
11oBB – 66oBT.
2) Batas
Posisi
geografis Benua Eropa memiliki batas-batas sebagai berikut:.
Sebelah utara : Laut Barent, Laut Norwegia
Sebelah timur : Benua Asia, Laut Kaspia
Sebelah selatan : Laut Hitam, Laut Tengah
Sebelah barat : SamudraAtlantik
3) Luas
Luas
benua Eropa adalah 10.242.000 km2 merupakan benua terkecil kedua setelah Benua
Australia.
b. Bentang Alam
Bentang
alam Eropa dikelompokkan sebagai berikut:
1) Dataran Tinggi Barat Laut
Daerah
ini meliputi Perancis Barat, kepulauan Inggris, dan Skandinavia.
2) Dataran Rendah Tengah
Dataran
ini meluas dari Lembah Garone di Perancis barat daya hingga Pegunungan Ural, Dataran rendah ini di bagian barat sempit dan
makin ke timur makin luas.Wilayahnya meliputi Perancis utara, sebagian besar Belgia dan Belanda,
Britania Tenggara, Jerman utara,
Denmark,
Polandia, dan Rusia
bagian utara.
3) Dataran Tinggi Tengah
Dataran
tinggi ini berada di antara Dataran Rendah Tengah dan Pegunungan Alpen, yang
membentang dari Pantai Atlantik Spanyol melalui Perancis dan Jerman ke arah
Polandia. Dataran Tinggi Tengah meliputi Maseta di Spanyol, Masif Tengah di
Prancis. Ardennes di Belgia, Vosges di Prancis. Hutan Hitamdi Jerman, dan sekeliling
pegunungan cekung Bohemia di Ceko Barat.
4) Pegunungan Alpen
Pegunungan
ini membentang di selatan dari Spanyol hingga Pegunungan Kaukasus. Puncak Pegunungan
Alpen adalah Mount Blanc (4.813 m).
c. Iklim
Iklim
di Eropa dikelompokkan sebagai berikut.
1) Iklim laut di Eropa Barat laut
Ciri iklim ini
adalah pada musim dingin tidak terlalu dingin dan musim panas tidak terlalu
panas serta curah hujan cukup banyak. Iklim ini berada di Inggris barat
Skandinavia, Prancis, Belgia, Belanda, Denmark, dan bagian utara Spanyol.
2) Iklim peralihan di Eropa Tengah
Ciri iklim ini
adalah musim dingin lebih dingin dan musim panas masih hangat makin ke timur
curah hujan makin berkurang.
3) Iklim darat (kontinental) di Eropa Timur
Ciri iklim ini
adalah musim dingin sangat dan musim panas sangat panas, serta sedikit hujan.
4) Iklim dingin di utara
Ciri iklim ini
adalah musim dingin yang panjang dan sangat dingin, musim panasnya pendek.
Daerah yang memiliki iklim ini adalah Swedia bagian utara, Finlandia, Norwegia,
dan Rusia bagian utara.
5) IklimMediteran
Ciri iklim ini
adalah musim dingin yang basah dan musim panas yang kering. Iklim ini berada di
Eropa Selatan.
d. Kegiatan
Ekonomi
Berbagai
kegiatan ekonomi saat ini berkembang pesat di benua Eropa. Sektor yang paling
maju adalah industri, disusul pertambangan kemudian pariwisata dan pertanian.
Kegiatan ekonomi di Benua Eropa secara garis besar adalah sebagai berikut.
1) Pertanian
Kegiatan
pertanian diusahakan di berbagai negara Eropa secara intensif dengan menggunakan
peralatan pertanian modern. Tanaman gandum, kentang, dan barley merupakan
tanaman penting di Eropa dengan produksi yang mampu mencukupi kebutuhan pangan penduduk
Eropa. Hasil lainnya berupa buncis, kacang polong, anggur, sayuran, jeruk, dan
jagung banyak ditanam di berbagai negara Eropa.
2) Peternakan
Kegiatan
peternakan juga dilaksanakan secara intensif di Eropa. Berbagai negara seperti
Inggris, Belanda, Jerman, mengembangkan peternakan sapi perah untuk mencukupi
produksi susu. Hewan ternak yang lain berupa domba, babi, dan unggas yang
dimanfaatkan dagingnya untuk mencukupi kebutuhan pangan.
3) Kehutanan
Kegiatan
kehutanan di Eropa banyak diusahakan di negara negara Eropa utara, seperti
Norwegia, Finlandia, Swedia, dan Rusia. Swedia merupakan penghasil utama kayu,
pulp, dan kertas di Eropa.
4) Pertambangan
Kegiatan
pertambangan yang penting di Eropa adalah pertambangan batu bara dan bijih
besi. Jerman, Inggris, Polandia, dan Rusia adalah penghasil utama batu bara di
Eropa. Bijih besi banyak dihasilkan di Perancis, Rusia, dan Swedia. Hasil
tambang yang lain berupa tembaga, timah,mangan, nikel, krom, platina, seng, danminyak
bumi. Inggris merupakan penghasil minyak bumi terbesar di Eropa.
6. Benua Australia
Australia
adalah sebuah negara di belahan bumi selatan yang juga menjadi nama benua
terkecil di dunia. Wilayahnya mencakup seluruh benua Australia dan beberapa
pulau di sekitarnya. Negara ini identik dengan binatang kangguru.
Australia,
walaupun terletak di dekat Asia, lebih sering disebut sebagai bagian dari dunia
Barat karena kehidupannya yang mirip Eropa Barat dan Amerika Serikat.
Penduduknya pun sebagian besar kulit putih.
a. Letak, Batas
dan Luas
1) Letak astronomis
Posisi
astronomis BenuaAustralia adalah antara 11oLS – 42oLS dan
113oBT – 154oBT.
2) Batas
Posisi
geografis Benua Australia memiliki batas-batas sebagai berikut:
- Sebelah utara : Laut Timor, Laut Arafura, dan
Selat Tores.
- Sebelah timur : Laut Koral, dan Laut Tasmania.
- Sebelah selatan : Samudra Hindia
- Sebelah barat : Samudra Hindia
3) Luas
Luas
benua Australia adalah 8.945.000 km2 merupakan benua terkecil di
dunia.
b. Bentang Alam
Keadaan
alam secara umum di Australia adalah sebagai berikut:
1) Bagian utara, terdiri dari dataran tinggi dan
pegunungan, seperti DataranTinggi Dempier dan Dataran Tinggi Arnhem. Di lepas
pantai Australia timur laut terdapat pegunungan karang, yaitu Karang Penghalang
Besar (The Great Barrier Reef).
2) Bagian timur terdiri dari pegunungan dari utara sampai
selatan, yaitu Pegunungan Pemisah Besar (Great Dividing Range), terdiri
dari Victorian Alps, Southern Tablelands, Central Tablelands, Plato New England
dan Aterton Tablelands. Di daerah ini terdapat puncak tertinggi di Australia,
yaitu Gunung Kosciusko (2.234 m).
3) Bagian tengah terdiri atas dataran rendah yang
terbentang sampai ke pantai selatan, yang disebut Dataran Muray Darling. Di
wilayah ini juga terdapat pegunungan, yaitu pegunungan
Mac Donnel dan Pegunungan Flind Jers.Di daerah ini juga terdapat danau, yaitu
Danau Eyre, Danau Torens, dan Danau Gairdner.
4) Bagian selatan,
berupa dataran rendah yang membujur sepanjang pantai.
5) Bagian barat,
daerahnya kering dan tandus. Terdapat dataran tinggi yang dikelilingi oleh
Gurun Pasir Besar (Great Sandy Desert), Gibson, dan Gurun Besar Victoria.
c.
Iklim
Iklim di Australia bervariasi sesuai dengan letaknya:
1) Bagian utara
beriklim tropis dengan musim penghujan pada bulan Oktober – April dan musim
kemarau sebaliknya.
2) Bagian barat, tengah, dan selatan
beriklim gurun bersifat kering dengan perbedaan suhu yang besar antara siang
dan malam.
3) Pantai Selatan Victoria dan Pulau
Tasmania beriklim laut sedang yang dipengaruhi angin barat, pada musim
dingin banyak turun hujan.
4) Pantai Timur Australia beriklim laut yang
dipengaruhi oleh angin pasat tenggara. Hujan orografis turun sepanjang tahun.
Curah hujan per tahun antara
529 mm sampai 1.536 mm.
d. Keadaan
Penduduk
Pada
tahun 2006 penduduk Australia berjumlah 20,6 juta jiwa, artinya tingkat kepadatannya
hanya 3 orang per km2. Sebagian besar tinggal di perkotaan (85%) yang banyak
terdapat di pantai-pantai, terutama pantai Selatan dan Timur. Suku bangsa
Inggris, Irlandia dan Eropa Barat lainnya mendominasi jumlah penduduk (99%).
Suku bangsa asli yaitu suku Aborigin tinggal 1% saja.
Mayoritas
penduduk Australia menganut agama Kristen (Katholik dan Protestan). Penduduk
pendatang dari Asia banyak yang beragama Budha (orang Cina), Islam (orangArab).
e . Kegiatan
Ekonomi
Beberapa
kegiatan ekonomi yang dilakukan Negara Australia adalah:
1) Pertanian
Australia
adalah negara yang luas (7,5 juta kilometer persegi), tetapi kebanyakan terdiri
atas padang pasir dan daerah-daerah yang setengah gersang. Juga terdapat
gunung-gunung dan hutan yang lebat. Daerah ini tidak dapat digunakan untuk
pertanian. Kira-kira dua pertiga atau 485 juta hektar tanah di Australia dapat
digunakan untuk pertanian. Gandum, barley (sejenis gandum), havermut,
dan beras merupakan tanaman pangan jenis padi-padian yang ditanam diAustralia.
Gandum banyak dihasilkan di lembah SungaiMurray – Darling dan lembah Sungai Swan.
Kapas, tembakau dan buah-buahan dihasilkan di Victoria dan Tasmania, sementara
tanaman jenis tebu dihasilkan Queensland.
2) Peternakan
Peternakan
merupakan kegiatan ekonomi penting di Australia dan dilaksanakan secara
besar-besaran. Kegiatan peternakan ini berada di daerah tropis di Australia
sebelah utara dan di daerah beriklim sedang di selatan. Banyak sekali hewan
ternak yang berupa sapi dan domba dipelihara di Australia. Hasil peternakan
Australia berupa daging, susu, dan wol.
3) Perikanan
Kegiatan
perikanan banyak dilakukan di sepanjang pantai. Hasil perikanan utama berupa
udang, kepiting, karang laut, tiram dan budi daya kerang mutiara.
4) Perindustrian
Jenis-jenis
industri yang berkembang di Australia antara lain industri mesin, industri
elektronika, industri perkapalan, industri mobil dan industri barang-barang
dari plastik. Pusat industrinya di kota Sidney
dan New Castle. Kota Adelaide, Brisbane, Hobart, dan Perth merupakan pusat
industri hasil pertania, perikanan dan peternakan Australia.
5) Pertambangan
Emas
dan bijih besi merupakan hasil tambang utama di Negara Australia yang usaha
penambangannya dilakukan di Kalgoorli Australia Barat. Batu bara terdapat di
New South Wales, Queensland, dan Australia Barat. Bauksit terdapat di Victoria,
Australia Barat, dan Australia Selat.
f. Pemerintahan
Australia
adalah nama negara juga nama benua. Bentuk negara Australia adalah serikat
dengan enam negara bagian dan dua wilayah teritorial.
Berikut ini
negara-negara bagian dan wilayah teritorial di Australia.
Tabel
3. Negara Bagian Australia
No
|
Negara Bagian dan wilayah Teritorial
|
Ibu Kota
|
1
|
Negara Bagian
Australia Barat
|
Perth
|
2
|
Negara Bagian
Australia Selatan
|
Adelaide
|
3
|
Negara Bagian
Queensland
|
Brisbane
|
4
|
Negara Bagian
New South Wales
|
Sidney
|
5
|
Negara Bagian
Victoria
|
Melbourne
|
6
|
Negara Bagian
Tasmania
|
Hobart
|
7
|
Teritorial
Australia Utara
|
Darwin
|
8
|
Teritorial
Canberra
|
Canberra
|
D. Samudra- Samudra
yang ada di permukaan Bumi
1. Samudra Pasifik
Samudra Pasifik membentang dari pantai timur Benua Asia sampai
pantai barat Benua Amerika dan membentang dari Kutub Utara sampai ke Kutub
Selatan. Samudra Pasifik adalah samudra terluas di dunia. Samudra Pasifik
mempunyai luas 165.385.450 km2.
Batas-batas Samudra Pasifik adalah sebagai berikut:
- Laut
Bering dan Okhots di sebeklah Utara
- Benua
Antartika di sebelah Selatan
- Laut
Cina Timur, Laut Pilipina, Laut Sulawesi di sebelah Barat
- Benua
Amerika di sebelah Timur
Samudra Pasifik mempunyai kedalaman rata-rata 4.282. Bagian yang
terdalam dari samudra berupa palung. Hampir semua palung terdapat di Samudra
Pasifik. Mulai dari palung Izu, dalamnya 11.232 m, palung Jepang dalamnya
8.8887 meter, Palung Mariana
Di Samudra Pasifik terdapat Gugusan kepulauan yang disebut Oceania
yang terdiri dari Polynesia, Mikronesia dan Melanesia.
Ciri-ciri
khusus Samudra Pasifik.
1).
Merupakan samudra terluas di dunia.
2). Mempunyai
palung terdalam, yaitu palung Mariana (11.022 m).
3).
Dilalui garis tanggal internasional yaitu garis Bujur 1800 BB dan
1800 BT yang berimpit.
3)
Tempat pertemuan arus panas Kurosyiwo dan arus dingin Oyasyiwo. Pertemuan arus ini
menyebabkan laut di sekitar Jepang kaya
akan ikan.
4)
Dasar Samudra Pasifik sering menjadi pusat gempa, yaitu di Jepang Pilipina, pantai
Barat Benua
Amerika dan Amerika Latin.
2. Samudra Atlantik
Samudra Atlantik membentang dari pantai barat Benua Eropa dan
Benua Afrika hingga pantai timur Benua Amerika dan membentang dari Kutub Utara
sampai ke Kutub Selatan. Luasnya 82.440.830 km2. Kedalaman rata-rata adalah
3.350 meter. Dengan titik terdalam 8.385 meter. Melalui samudra inilah
bangsa-bangsa Eropa melakukan ekspedisi pada abad 15 menemukan benua Amerika.
Batas-batas Samudra Hindia adalah:
- Laut
Utara, Laut Norwegia dan Laut Labrador di sebelah utara;
-
Antartika di sebelah selatan;
- Laut
Karibia dan Benua Amerika di sebelah barat
-
Benua Eropa dan Afrika di sebelah timur.
Ciri-ciri
khusus Samudra Atlantik adalah sebagai berikut.
1)
Merupakan samudra yang menghubungkan dunia lama Eropa dengan dunia baru
Amerika.
2)
Terdapat Segitiga Bermuda, tempat di mana kapal dan pesawat terbang hilang
secara misterius.
3)
Sebagian besar wilayah Samudra Atlantik berada di Garis Bujur Barat.
3. Samudra Hindia
Samudra Hindia mempunyai luas 73.440.000 km2 . Mempunyai kedalaman
rata rata 3.811 meter. Sedangkan titik terdalamnya 7.449 meter. Kadar garam
rata-rata adalah + - 34,72%.
Batas-batas Samudra Hindia adalah:
-
Benua Asia di sebelah utara;
-
Kutub Selatan di sebelah selatan;
-
Benua Afrika di sebelah Barat; dan
-
Benua Australia di sebelah Timur.
Fungsi Samudra Hindia dalam pelayaran adalah menghubungkan
negara-negara di Asia, Afrika dan Australia.
Ciri-ciri
khusus Samudra Hindia adalah sebagai berikut.
1).
Dikelilingi oleh Benua Asia, Afrika, Australia dan Antartika.
2). Seluruh
wilayah Samudra Hindia berada di wilayah Garis Bujur Timur.
3). Di Samudra Hindia jarang terjadi badai besar. Sehingga
pelayaran lebih aman.
3). Di Samudra Hindia terdapat pusat tubrukan antara lempeng Asia
dan lempeng dasar samudra
sehingga sering terjadi
gempa bumi yang dirasakan di Indonesia, Iran, India, dan Afganistan.
4. Samudra Arktik
Samudra Arktik terletak di Kutub Utara dikelilingi oleh Benua
Amerika, Benua Asia, dan Benua Eropa. Merupakan samudra tersempit dengan luas
14.005.030 km2. Kedalaman rata-ratanya adalah 5.411 meter. Samudra Arktik mengelilingi
Kutub Utara secara penuh. Suhu permukaan Samudra Arktik lebih rendah dibanding
samudra-samudra lainnya. Bahkan di bagian utara terdapat bongkahan-bongkahan
es.
Ciri-ciri
Khusus Samudra Arktik adalah sebagai berikut.
1)
Merupakan samudra paling sempit.
2)
Mempunyai suhu permukaan paling dingin dibanding samudra-samudra lainnya karena
letaknya paling jauh dari khatulistiwa.
3)
Tidak dilewati garis katulistiwa.
4) Seluruhnya
terdapat di Garis Lintang Utara.
DAFTAR PUSTAKA
1. Depdiknas Dirjen Dikdasmen Direktorat Pendidikan Lanjutan
Pertama, 2005. Materi Pelatihan Terintegrasi Ilmu Pengetahuan Soaial
Geografi. Jakarta: Bagian Proyek Pengembangan Sistem dan Pengendalian
Proyek.
2. Sutarto dkk, 2008. IPS 3 untuk SMP/MTs kelas IX, Jakarta:
Pusbuk Depdiknas
3. Tim Abdi Guru, 2007. IPS Terpadu untuk SMP kelas IX 3B Semester
2, Jakarta: Penerbit Erlangga.
4. Bambang TH dan Rukidi, 2009. IPS Terpadu 3 untuk kelas IX
SMP/MTs, Jakarta: Pusbuk Depdiknas.
5. Gambar gambar dan video diambil dari internet You Tube