Kamis, 17 Februari 2011

Pada Titik Nadir

Semuanya tertunduk lesu dan tak ada yang berani untuk menengadahkan wajah
wajah yang lesu suram dan seolah tiada pengharapan
mata menerawang jauh menembus sampai ke dalam tanah
tatapan yang kosong
karena segerombolan semut yang antri dihadapannya ia abaikan
tak bergerak sedikitpun
Tak selangkah kakipun
ia ragu harus kemanakah langkah terayun
tak ada setitikpun terang dalam benaknya
ooo
alangkah malangnya dirinya
begitu yang selalu ia pikirkan

gemericik air di pancuran
riak air di permukaan kolam
sepoi angin yang menyapa daun daun padi yang menghasilkan irama begitu damai
baginya sungguh tiada berarti
hendak kemanakah langkah diayun
sampai kini belum juga dia putuskan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kampus Daerah UPI dan Ikhtiar Menutup Ketimpangan PTN di Jawa Barat

Kampus Daerah UPI dan Ikhtiar Menutup Ketimpangan PTN di Jawa Barat Ketimpangan pendidikan tinggi negeri (PTN) di Pulau Jawa bukan sekada...